Kartu Identitas Anak dan Perekaman E-KTP jadi Fokus Diskucapil Kota Bogor

detik com Beberapa waktu lalu banyak anggota masyarakat bertanya soal pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA). Mereka diantaranya mempertanyakan prosedur dan waktu pembuatan KIA serta manfaatnya.

Memang, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak, setiap anak di Indonesia wajib memiliki KIA. Kartu tersebut akan berfungsi sama seperti KTP pada orang dewasa.

Menurut Agus Suparman, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bogor, pada dasarnya KIA merupakan dokumen kependudukan.

Dokumen tersebut diperlukan untuk kebutuhan pengurusan sekolah anak, pengurusan keimigrasian dan pengurusan pelayanan kesehatan melalui BPJS serta transaksi keuangan yang melibatkan kepentingan anak.

detik com Pengadaan KIA merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program mewujudkan Kota Layak Anak. Juga sesuai dengan ketentuan Undang Undang nomor 25 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Sebab dengan adanya KIA, identitas anak secara hukum menjadi lebih jelas,” kata Agus.

Keberadaan KIA antara lain bisa bermanfaat untuk melindungi setiap anak dari praktek perdagangan anak.

“Karena fungsinya sama dengan KTP, maka setiap KIA akan dilengkapi dengan  Nomer Induk Kependudukan (NIK),” kata Agus.

detik com Dengan dipergunakannya KIA maka kedepan seluruh penduduk di Indonesia  mulai dari bayi sampai dengan para lansia bisa terdata secara lebih akurat.

Akurasi data kependudukan menjadi salah satu syarat penting yang harus terpenuhi dalam menyusun berbagai strategi pembangunan di berbagai bidang.

Di Kota Bogor pembuatan KIA belum dimulai tahun 2017 ini. Menurut Agus, pembuatan KIA tahun 2017 baru diberlakukan di 50 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Diantaranya Surakarta, Malang, Yogyakarta, Depok dan Makasar seta Kabupaten Bangka Tengah dan Kabupaten Bantul. Kota dan kabupaten itulah yang ditunjuk pemerintah pusat untuk melaksanakan proyek percontohan pembuatan KIA.

“Kota Bogor tidak termasuk di dalam daftar ke-limapuluh kota tersebut, jadi sampai dengan saat ini kami baru pada tahap melakukan sosialisasi menyangkut segala sesuatu tentang KIA tersebut,” jelas Agus. detik com

0 thoughts on “Kartu Identitas Anak dan Perekaman E-KTP jadi Fokus Diskucapil Kota Bogor

  • 26th November 2018 at 6:09 am
    Permalink

    Your comment is awaiting moderation.

    Marseille fans caused their Ligue 1 match against Lyon to be delayed for 23 minutes, after throwing bottles onto the pitch and hanging an effigy of former favourite Mathieu Valbuena. Marseille fans hang effigy of Mathieu Valbuena as Ligue 1 game against Lyon is delayed for over 20 minutes  

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.000webhost.com